Langsung ke konten utama

di pukul itu..

21.00
waktu Indonesia bagian barat
sekaligus waktu untuk menarik selimut 
lampu putih berganti kuning
cahaya jendela pun hanya bayang bayang lampu taman
sunyi sepi
hanya suara ketikan jari ini dengan cahaya sinar gadget
21.10
sama saja
tidak ada berubah dari menit sebelum nya
tetap saja redup 
tidak ada suara selain hirupan nafas
21.15
lima menit yang terbuang sia sia
dan penuh tanya
yah lebih baik, kedua mata ini istirahat
dari pada terus menerus di depan layar
memikirkan sesuatu yang nggak pasti
dan belum tentu terjadi
21.20
hey,
kenapa tidak berhenti melihat layar?
kenapa tidak memejamkan mata saja?
kenapa tidak menarik selimut mu?
kenapa tidak berbaring dengan tidak ada beban satupun?
kenapa tidak kenapa tidak?

OH NO
i think..
Sleep doesn't help if it's your soul that's tired :)






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ironisnya,

Bukan di telan hari kemarin hanya saja satu patah kata terdapat koma hanya saja kudengar jeda hirupan nafas Bukan di telan hari kemarin hanya saja belum terdapat titik yang aku temui hanya saja tanda tanya besar yang dapat terlihat Bukan di telan hari kemarin hanya saja  raut muka yang terus ingin berhadapan hanya saja kedua mata yang terus mengarah ke kanan seolah berfikir Bukan di telan hari kemarin hanya saja jari telunjuk tidak bisa berhenti bergerak hanya saja getaran mulut yang kulihat seakan ada yang ingin terucap  Mungkin, tidak ada kalimat di telan hari kemarin jika  ada titik disetiap kata ada hati yang sudah tertutup  ada masa yang sudah terhenti ada detik yang terhenti dan ironisnya, ada hati baru yang ditemui

Maaf,

Mulai aku lihat, matahari bersinar cerah di langit yang biru beserta awan yang saling menumpuk Mulai aku lihat, tatapan manis orang orang tersayang dengan cerita canda tawa nya  Mulai aku lihat, jalanan mulai ramai oleh kendaraan berasap yang ramah menyapa ku Mulai aku lihat, harum wangi tumbuhan di sekeliling ku dengan warna yang cerah Mulai aku lihat, udara yang begitu sejuk menemani ku dalam perjalanan Mulai aku lihat, suara burung bercicit ria di langit menutunku ke sebuah kisah baru Maaf, Beberapa bait yang ku buat, mungkin terlihat lelah, karena terpaksa menemukan hari yang baru yang belum  ku temui. Maaf, Beberapa bait yang ku buat , terlalu berat, karena terpaksa untuk terlihat indah  di mata mu.