Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Seribu

Seribu kata yang tak terucap  Memang membuat matamu terkerut Seribu kata yang tak kuucapkan Jangan dibuat untuk berfikir Seribu kata yang ingin kuucap Tidak terlalu penting untuk telinga Seribu kata yang tidak bisa kuucapkan Hanya ku simpan saja di dalam Seribu kata yang bising di kepala Terus ku jadikan draft hingga senja di matamu terbuka Seribu kata yang terpatah patah ini Hanya sebuah bising yang tak perlu terucap Seribu kata yang hanya seribu kata Yang tidak pernah terdengar,memang Seribu kata yang ku simpan ini Tidak perlu juga kau dengar, sudahlah Seribu kata yang tidak bisa kamu dengar ini Bisa kamu dengar dari raut wajah  Seribu kata yang satu ini Mengekspresikan senang dan sendu yang kurasa Seribu kata yang di hati ini Semua hanya tong kosong mungkin bagimu tidak apa  Dan biar tetap saja Seribu kata yang terucap ini hanya dalam bising ku saja Tidak perlu mencari tahu atau bertanya Karena Seribu kata yang terdala...

Akhir

Kata akhir ternyata tidak selamanya buruk Dari kata lima huruf itu terbentuklah suatu energi yang baik Lima huruf yang merubah segala hal dan tidak semua itu buruk Bisa menjadi energi yang membuat mu bangun Bangun dari segala hal yang menyakitkan mungkin Atau dari segala hal yang menganggu mu Kata akhir juga merubah mu kesebuah sisi lebih baik Tahukah? Dari kata akhir adalah pelajaran yang beharga bagiku Akhir dari katamu memang merubah semua, Mulai dari kebiasaan, sifat, hingga perilaku Semua bisa beruba hingga seperti sekarang aku berdiri tegak disini Berdiri melihat betapa jauh nya aku berjalan Dan mulai melihat jalan yang masih jauh dihadapan ku Aku bisa seperti ini karena kata akhir Karena kata akhir tidak bisa merengut kebahagian manusia Hanya sebuah lima huruf saja yang di jadikan satu Yang tidak bisa merebut segala hal Namun, seperti yang kukatakan sebelum nya Kata akhir memang bisa merubah segalanya Namun, dekap peluk akhir mu Tetap tidak bisa merubah rasa ...

Pesan yang kuterima

Tahu tidak di pukul aku menulis ini Iyaps, pukul 07.00 pagi dimana segerumbulan orang baru berangkat dari rumah nya Untuk melakukan  kewajiban nya sebagai murid atau sebagai pekerja Bahkan mungkin untuk sebagian orang dipukul ini masih terlelap dalam mimpinya Seperti seseorang dalam pesan ini Ketika dipukul ini segerombolan baru menuju tempat Apa kamu tahu? Aku sudah di depan layar laptop ku dengan suasana kantor yang tenang belum seramai pukul kerja Memang belum pukul kerja, terlalu pagi untuk aku melakukannya Terlalu pagi aku untuk memutar otak Tapi tidak untuk saat ini, Pilihan inilah yang membuat aku terbangun dari suatu pesan pernah kuterima Dari mana lagi, kalau bukan dari kamu Dipagi ini yang membuat aku mengerti Apa itu arti pagi, apa itu arti keramaian kendaraan yang bisa kulihat dari sisi jendela depan laptopku Apa itu arti menyapu halamannya dipagi hari Apa itu arti udara yang sangat sejuk dalam polusi kendaraan Dan apa itu arti untuk mencoba mengabaikan...

Karena,

Sudah menjadi seputih kertas tidak terdapat lagi warna terang atau gelap tidak dijumpai juga oleh percikan percikan yang dulu sering melintang tidak ada pula yang harus di komentari  sudah tidak ada sebuah kisah hanya seputih kertas yang belum ternodai Hanya firasat atau memang fakta putih kertas ini hanya menjadi abu  yang tidak pernah tersentuh kejauhan kalau berfikir bakal tersentuh karena untuk ditengok aja mungkin berat  Setega itu aku berfikir  bukan karena hati yang kotor dan pikiran yang penuh namun lihat saja  kertas itu tetap putih bersih belum tersentuh  dan tidak terlihat sedikitpun bayang-bayang mungkin lagi sibuk mewarnai kertas sendiri atau kertas yang lain Bukan, bukan aku berfikir begitu hanya saja apalah arti hati orang yang sedang termakan rindu dan jeda. kemari, berbincanglah diatas rooftop dengan kertasku hingga matahari terbit kita selesaikan perbincangan yang belum selesai dan kembalikan li...

Ironisnya,

Bukan di telan hari kemarin hanya saja satu patah kata terdapat koma hanya saja kudengar jeda hirupan nafas Bukan di telan hari kemarin hanya saja belum terdapat titik yang aku temui hanya saja tanda tanya besar yang dapat terlihat Bukan di telan hari kemarin hanya saja  raut muka yang terus ingin berhadapan hanya saja kedua mata yang terus mengarah ke kanan seolah berfikir Bukan di telan hari kemarin hanya saja jari telunjuk tidak bisa berhenti bergerak hanya saja getaran mulut yang kulihat seakan ada yang ingin terucap  Mungkin, tidak ada kalimat di telan hari kemarin jika  ada titik disetiap kata ada hati yang sudah tertutup  ada masa yang sudah terhenti ada detik yang terhenti dan ironisnya, ada hati baru yang ditemui

4

Pada suatu angka di dalam 31 hari 12 bulan lalu dalam 24 jam. Pada suatu angka  yang mengonyah bibir ini  untuk menipis membisikan suara sendu dalam hati. Pada suatu angka dimana hari yang terucap dengan kata kata manis dari hati kecil dan terlihat di mata kecil. Pada suatu angka di hari yang singkat ketika percakapan kita terasa panjang dan melelahkan. Pada suatu angka  yang tidak ada arti tidak ada maksud tidak ada makna apapun  sekarang. Pada suatu angka ketika prangsangka mengaburkan semua namun, semoga doa memunirkan rindu kita. OH IYA ,  aku hampir saja lupa di angka hari ini sudah tidak ada kita hanya ada 'aku dan kamu'

Maaf,

Mulai aku lihat, matahari bersinar cerah di langit yang biru beserta awan yang saling menumpuk Mulai aku lihat, tatapan manis orang orang tersayang dengan cerita canda tawa nya  Mulai aku lihat, jalanan mulai ramai oleh kendaraan berasap yang ramah menyapa ku Mulai aku lihat, harum wangi tumbuhan di sekeliling ku dengan warna yang cerah Mulai aku lihat, udara yang begitu sejuk menemani ku dalam perjalanan Mulai aku lihat, suara burung bercicit ria di langit menutunku ke sebuah kisah baru Maaf, Beberapa bait yang ku buat, mungkin terlihat lelah, karena terpaksa menemukan hari yang baru yang belum  ku temui. Maaf, Beberapa bait yang ku buat , terlalu berat, karena terpaksa untuk terlihat indah  di mata mu.

Untuk Kita

Dari meja bundar ini dua mata ku berhadapan dengan jendela dan layar laptop Dipermanis lagi dengan bingkai foto indah dari mu Hanya bingkai saja Ya Tidak ada isi nya. Seperti keadaan ku saat ini Aku melihat jendela di depan meja bundar ku Aku bicara dalam hati Sepertinya, Aku tak percaya lagi sinar matahari bisa seindah pagi ku sebelum nya Aku disini dengan bingkai foto indah mu menunggu gelap hingga tidak ada matahari di depan Aku hanya duduk berjam jam dan berfikir keras apa yang aku ketik Untuk kita. Bukan , bukan untuk kamu Tenang , ini tentang kisah kita (aku dan perasaan ku) saat ini. Bukan untuk mencari celah atau perhatian dari mu. Ingat, Itu semua hanya 'sepertinya' Yang nanti, Aku percaya kembali bahwa matahari bisa tersenyum menyinari hari hariku. Aku percaya kembali bahwa bingkai foto bisa terisikan wajah cantik dan senyum indah ku. Aku percaya kembali tidak perlu aku menunggu gelap untuk bisa berhenti duduk di kursi ini. Aku percaya kembali d...

Tetap saja

hari esok lebih baik namun, aku sudah melewati hari hari kemarin tapi tetap saja awan itu menyelimuti biru nya langit terus disana tidak mengikuti rayuan angin dan tetap saja disana menghalangi keindahan langit bunga mawar merah yang kau beri tetap merah pekat dan semerbak bau nya serta air yang bersama mawar merah mu tetap saja bening tidak ada sedikit noda satupun baju yang aku gunakan begitu pula tetap dengan aroma bau yang kamu suka tidak mengikuti keseharian ku bentar deh ini , aku yang belum menemukan hari esok atau aku yang telah ditelan hari kemarin?

di pukul itu..

21.00 waktu Indonesia bagian barat sekaligus waktu untuk menarik selimut  lampu putih berganti kuning cahaya jendela pun hanya bayang bayang lampu taman sunyi sepi hanya suara ketikan jari ini dengan cahaya sinar gadget 21.10 sama saja tidak ada berubah dari menit sebelum nya tetap saja redup  tidak ada suara selain hirupan nafas 21.15 lima menit yang terbuang sia sia dan penuh tanya yah lebih baik, kedua mata ini istirahat dari pada terus menerus di depan layar memikirkan sesuatu yang nggak pasti dan belum tentu terjadi 21.20 hey, kenapa tidak berhenti melihat layar? kenapa tidak memejamkan mata saja? kenapa tidak menarik selimut mu? kenapa tidak berbaring dengan tidak ada beban satupun? kenapa tidak kenapa tidak? OH NO i think.. Sleep doesn't help if it's your soul that's tired :)

Mungkin?

Pagi yang cerah itu menuntut ku untuk duduk di sudut ruangan terlalu egois untuk memilih kursi di sudut dengan pemandangan orang orang yang bercengkrama sangat asyik. namun seperti katamu, pilih lah satu kursi untuk kamu dan mintalah secangkir gelas kopi atau susu favorit mu. Jangan lupa ditambah dengan asupan gizi yang bermanfaat untuk tubuh mu aku enggan  melihat kamu hanya dengan secangkir gelas saja karena tubuh mu butuh energi. Lalu jika tubuh ini sudah berisikan energi tetap saja aku perlu pembangkit dari energi ini. Benar bukan?  Tidak bisa kaki ini berjalan jika tidak ada tujuan Tidak bisa tangan ku mengetik satu dua kata jika tidak ada objek nya. Tidak bisa juga energi ini aku gunakan jika tidak ada teriakan. Sudah paham kah? Atau mungkin aku harus memilah kata kata apa yang harus kutuliskan dan menyatukan semua huruf agar tau apa yang aku maksud tanpa ada tanda tanya lagi dari mulut mu Yasudah , Silahkan duduk saja di depan masih kosong, sengaja aku m...

Berjalan

Sebuah perjalanan yang mendatangkan sejuta cerita untuk jangka panjang Berjalan terus berjalan  ntah tau kemana arah nya dan tidak pernah ada arah untuk berjalan. Menyusuri jalan yang berliku yang tidak ada putus nya  Jalan ke kanan dan sebalik nya kekiri atau bisa jadi jalan untuk putar balik, untuk ia yang melihat seberapa jauh melangkah bukan kembali ke jalan pertama Berjalan terus berjalan  hanya sebuah perjalanan yang tak pernah terbeli kanan dan kiri hanyalah sebuah pilihan dan mengapa tidak kita tidak memilih satupun untuk terus berjalan ke depan. Barangkali hanya sebuah perjalanan yang mengakrabkan kita dengan pulang . Dan cahaya terakhir perjalanan pun menghilang serta diikuti banyangan pohon yang memendek namun semoga ingatan perjalanan ini tak pernah memendek selalu memanjang. Setiap perjalanan memang hanya mengenal jauh dan berliku tapi tidak ada buntu kecuali jika itu adalah rumah.