Dari meja bundar ini dua mata ku berhadapan dengan jendela dan layar laptop
Dipermanis lagi dengan bingkai foto indah dari mu
Hanya bingkai saja
Ya
Tidak ada isi nya.
Seperti keadaan ku saat ini
Aku melihat jendela di depan meja bundar ku
Aku bicara dalam hati
Sepertinya,
Aku tak percaya lagi sinar matahari bisa seindah pagi ku sebelum nya
Aku disini dengan bingkai foto indah mu menunggu gelap hingga tidak ada matahari di depan
Aku hanya duduk berjam jam dan berfikir keras apa yang aku ketik
Untuk kita.
Bukan , bukan untuk kamu
Tenang , ini tentang kisah kita
(aku dan perasaan ku) saat ini.
Bukan untuk mencari celah atau perhatian dari mu.
Ingat,
Itu semua hanya 'sepertinya'
Yang nanti,
Aku percaya kembali bahwa matahari bisa tersenyum menyinari hari hariku.
Aku percaya kembali bahwa bingkai foto bisa terisikan wajah cantik dan senyum indah ku.
Aku percaya kembali tidak perlu aku menunggu gelap untuk bisa berhenti duduk di kursi ini.
Aku percaya kembali diluar sana banyak inspirasi untuk tulisan kecil ku ini.
Dipermanis lagi dengan bingkai foto indah dari mu
Hanya bingkai saja
Ya
Tidak ada isi nya.
Seperti keadaan ku saat ini
Aku melihat jendela di depan meja bundar ku
Aku bicara dalam hati
Sepertinya,
Aku tak percaya lagi sinar matahari bisa seindah pagi ku sebelum nya
Aku disini dengan bingkai foto indah mu menunggu gelap hingga tidak ada matahari di depan
Aku hanya duduk berjam jam dan berfikir keras apa yang aku ketik
Untuk kita.
Bukan , bukan untuk kamu
Tenang , ini tentang kisah kita
(aku dan perasaan ku) saat ini.
Bukan untuk mencari celah atau perhatian dari mu.
Ingat,
Itu semua hanya 'sepertinya'
Yang nanti,
Aku percaya kembali bahwa matahari bisa tersenyum menyinari hari hariku.
Aku percaya kembali bahwa bingkai foto bisa terisikan wajah cantik dan senyum indah ku.
Aku percaya kembali tidak perlu aku menunggu gelap untuk bisa berhenti duduk di kursi ini.
Aku percaya kembali diluar sana banyak inspirasi untuk tulisan kecil ku ini.
Komentar
Posting Komentar