Langsung ke konten utama

Seribu

Seribu kata yang tak terucap 
Memang membuat matamu terkerut
Seribu kata yang tak kuucapkan
Jangan dibuat untuk berfikir
Seribu kata yang ingin kuucap
Tidak terlalu penting untuk telinga
Seribu kata yang tidak bisa kuucapkan
Hanya ku simpan saja di dalam
Seribu kata yang bising di kepala
Terus ku jadikan draft hingga senja di matamu terbuka
Seribu kata yang terpatah patah ini
Hanya sebuah bising yang tak perlu terucap
Seribu kata yang hanya seribu kata
Yang tidak pernah terdengar,memang
Seribu kata yang ku simpan ini
Tidak perlu juga kau dengar, sudahlah
Seribu kata yang tidak bisa kamu dengar ini
Bisa kamu dengar dari raut wajah 
Seribu kata yang satu ini
Mengekspresikan senang dan sendu yang kurasa
Seribu kata yang di hati ini
Semua hanya tong kosong mungkin bagimu tidak apa 
Dan biar tetap saja
Seribu kata yang terucap ini hanya dalam bising ku saja
Tidak perlu mencari tahu atau bertanya
Karena
Seribu kata yang terdalam ini 
Sudah pasti kutujukan untuk kamu dengan
Seribu rasa yang ku sembunyikan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ironisnya,

Bukan di telan hari kemarin hanya saja satu patah kata terdapat koma hanya saja kudengar jeda hirupan nafas Bukan di telan hari kemarin hanya saja belum terdapat titik yang aku temui hanya saja tanda tanya besar yang dapat terlihat Bukan di telan hari kemarin hanya saja  raut muka yang terus ingin berhadapan hanya saja kedua mata yang terus mengarah ke kanan seolah berfikir Bukan di telan hari kemarin hanya saja jari telunjuk tidak bisa berhenti bergerak hanya saja getaran mulut yang kulihat seakan ada yang ingin terucap  Mungkin, tidak ada kalimat di telan hari kemarin jika  ada titik disetiap kata ada hati yang sudah tertutup  ada masa yang sudah terhenti ada detik yang terhenti dan ironisnya, ada hati baru yang ditemui

Maaf,

Mulai aku lihat, matahari bersinar cerah di langit yang biru beserta awan yang saling menumpuk Mulai aku lihat, tatapan manis orang orang tersayang dengan cerita canda tawa nya  Mulai aku lihat, jalanan mulai ramai oleh kendaraan berasap yang ramah menyapa ku Mulai aku lihat, harum wangi tumbuhan di sekeliling ku dengan warna yang cerah Mulai aku lihat, udara yang begitu sejuk menemani ku dalam perjalanan Mulai aku lihat, suara burung bercicit ria di langit menutunku ke sebuah kisah baru Maaf, Beberapa bait yang ku buat, mungkin terlihat lelah, karena terpaksa menemukan hari yang baru yang belum  ku temui. Maaf, Beberapa bait yang ku buat , terlalu berat, karena terpaksa untuk terlihat indah  di mata mu.

di pukul itu..

21.00 waktu Indonesia bagian barat sekaligus waktu untuk menarik selimut  lampu putih berganti kuning cahaya jendela pun hanya bayang bayang lampu taman sunyi sepi hanya suara ketikan jari ini dengan cahaya sinar gadget 21.10 sama saja tidak ada berubah dari menit sebelum nya tetap saja redup  tidak ada suara selain hirupan nafas 21.15 lima menit yang terbuang sia sia dan penuh tanya yah lebih baik, kedua mata ini istirahat dari pada terus menerus di depan layar memikirkan sesuatu yang nggak pasti dan belum tentu terjadi 21.20 hey, kenapa tidak berhenti melihat layar? kenapa tidak memejamkan mata saja? kenapa tidak menarik selimut mu? kenapa tidak berbaring dengan tidak ada beban satupun? kenapa tidak kenapa tidak? OH NO i think.. Sleep doesn't help if it's your soul that's tired :)