Langsung ke konten utama

Pesan yang kuterima

Tahu tidak di pukul aku menulis ini
Iyaps, pukul 07.00 pagi dimana segerumbulan orang baru berangkat dari rumah nya
Untuk melakukan  kewajiban nya sebagai murid atau sebagai pekerja
Bahkan mungkin untuk sebagian orang dipukul ini masih terlelap dalam mimpinya
Seperti seseorang dalam pesan ini
Ketika dipukul ini segerombolan baru menuju tempat
Apa kamu tahu?
Aku sudah di depan layar laptop ku dengan suasana kantor yang tenang belum seramai pukul kerja
Memang belum pukul kerja, terlalu pagi untuk aku melakukannya
Terlalu pagi aku untuk memutar otak
Tapi tidak untuk saat ini,
Pilihan inilah yang membuat aku terbangun dari suatu pesan pernah kuterima
Dari mana lagi, kalau bukan dari kamu
Dipagi ini yang membuat aku mengerti
Apa itu arti pagi, apa itu arti keramaian kendaraan yang bisa kulihat dari sisi jendela depan laptopku
Apa itu arti menyapu halamannya dipagi hari
Apa itu arti udara yang sangat sejuk dalam polusi kendaraan
Dan apa itu arti untuk mencoba mengabaikan pesan yang pernah kuterima
Sudahlah, karena ternyata semua itu indah jika tau apa arti dari semua nya
Buat apa juga berlalu lalang dengan pesan itu jika isi pesan dan hati pesan itu sudah tertutup
Dan tidak terlihat lagi hati dan kasih sayang dipesan itu.
Terimakasih, karena pesan yang kuterima membuat aku seperti ini
Silahkan, berlalu lalanglah dengan kebahagiaan duniamu
Aku juga bisa seperti yang kau lakukan
Namun, bedanya
Kulakukan semua dengan hal yang membuat aku lebih mengerti
Apa artinya kehidupan ini:)
Jika sudah lelah, istirahatlah karena aku pernah dengar
Dunia mu tidak selamanya indah
Yasudah, kulanjutkan dulu kehidupan ku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ironisnya,

Bukan di telan hari kemarin hanya saja satu patah kata terdapat koma hanya saja kudengar jeda hirupan nafas Bukan di telan hari kemarin hanya saja belum terdapat titik yang aku temui hanya saja tanda tanya besar yang dapat terlihat Bukan di telan hari kemarin hanya saja  raut muka yang terus ingin berhadapan hanya saja kedua mata yang terus mengarah ke kanan seolah berfikir Bukan di telan hari kemarin hanya saja jari telunjuk tidak bisa berhenti bergerak hanya saja getaran mulut yang kulihat seakan ada yang ingin terucap  Mungkin, tidak ada kalimat di telan hari kemarin jika  ada titik disetiap kata ada hati yang sudah tertutup  ada masa yang sudah terhenti ada detik yang terhenti dan ironisnya, ada hati baru yang ditemui

Maaf,

Mulai aku lihat, matahari bersinar cerah di langit yang biru beserta awan yang saling menumpuk Mulai aku lihat, tatapan manis orang orang tersayang dengan cerita canda tawa nya  Mulai aku lihat, jalanan mulai ramai oleh kendaraan berasap yang ramah menyapa ku Mulai aku lihat, harum wangi tumbuhan di sekeliling ku dengan warna yang cerah Mulai aku lihat, udara yang begitu sejuk menemani ku dalam perjalanan Mulai aku lihat, suara burung bercicit ria di langit menutunku ke sebuah kisah baru Maaf, Beberapa bait yang ku buat, mungkin terlihat lelah, karena terpaksa menemukan hari yang baru yang belum  ku temui. Maaf, Beberapa bait yang ku buat , terlalu berat, karena terpaksa untuk terlihat indah  di mata mu.

di pukul itu..

21.00 waktu Indonesia bagian barat sekaligus waktu untuk menarik selimut  lampu putih berganti kuning cahaya jendela pun hanya bayang bayang lampu taman sunyi sepi hanya suara ketikan jari ini dengan cahaya sinar gadget 21.10 sama saja tidak ada berubah dari menit sebelum nya tetap saja redup  tidak ada suara selain hirupan nafas 21.15 lima menit yang terbuang sia sia dan penuh tanya yah lebih baik, kedua mata ini istirahat dari pada terus menerus di depan layar memikirkan sesuatu yang nggak pasti dan belum tentu terjadi 21.20 hey, kenapa tidak berhenti melihat layar? kenapa tidak memejamkan mata saja? kenapa tidak menarik selimut mu? kenapa tidak berbaring dengan tidak ada beban satupun? kenapa tidak kenapa tidak? OH NO i think.. Sleep doesn't help if it's your soul that's tired :)